Archive for Tahukah Anda

Hina Nabi Muhammad, Blog kena Blog

Umat Islam di Indonesia maupun di seluruh penjuru jagad raya dunia digegerkan lagi dengan kasus penghinaan nabi Muhammad SAW. Kasus yang menghebohkan Umat Islam tersebut dilakukan oleh seseorang (kami tidak menyebutkan namanya) melalui media elektronik berbasis internet. Orang yang secara sengaja melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad menggunakan media blog, sebagai media makarnya terhadap Nabi Muhammad SAW. Dalam melakukan aktivitas makarnya dia memanfaatkan penyedia layanan situs gratisan (wordpress / salah satu media blogging yang terkenal saat ini).

Dalam blognya yang bernama “Lapotuak” yang berbentuk kayak komik, dimana di dalam blognya dia memberikan gagasan atau opini yang melecehkan nabi Muhammad SAW. … continue reading this entry.

Jaringan Informasi Lumba-lumba vs Jaringan Internet

Temuan-temuan seorang ahli zologi telah memandu para insinyur yang membangun jaringan-jaringan rumit seperti World Wide Web dan jejaring kisi-kisi listrik ke arah baru: lumba-lumba
David Lusseau dari Universitas Otago memelajari suatu kelompok yang terdiri atas 64 lumba-lumba hidung botol selama rentang masa tujuh tahun.Ia menemukan di antara mereka adanya suatu tatanan sosial yang mirip dengan yang ada pada manusia dan jaringan buatan manusia. Telaah matematis Lusseau diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society.
Banyak jaringan rumit, termasuk masyarakat manusia, memiliki ciri-ciri yang memungkinkan pertukaran cepat informasi di kalangan anggotanya.
Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien. Makhluk-makhluk berumur panjang seperti gorila, kijang, gajah, dan lumba-lumba hidung botol bergantung pada lingkungan mereka dalam penyampaian informasi.
Dalam pengamatan-pengamatannya, Lusseau memusatkan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama. Ia menyadari bahwa kelompok ini terdiri sebagian besar atas betina-betina dewasa, dan mereka berfungsi sebagai pusat-pusat penyampaian informasi bagi masyarakatnya.
Untuk mengukur aliran informasi dalam sebuah sistem, cukuplah dengan melihat pada titik-titik pusat yang dilalui aliran informasi itu dan menghitung jumlah unsur yang diperlukan dalam perjalanan itu dari titik pangkal hingga titik ujung. Lusseau menggunakan teknik pengukuran ini, yang disebut dengan “diameter”. Ketika hasil-hasil yang diperolehnya menggunakan cara ini dibandingkan dengan data yang diungkapkan oleh Internet, ia mendapati dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.
… continue reading this entry.