Raih Terminal Surgamu dengan Al Quran

Posted on January 8, 2011 by

0



Islam merupakan agama yang menyeluruh, setiap sendi kehidupan diatur dalam agama ini. Mulai dari bangun tidur sampai dengan tidur kembali diatur oleh Islam. Dari urusan rumah tangga sampai urusan pemerintahan diatur oleh Islam melalui  petunjuk Allah yang bernama Al Quran. Dengan adanya aturan (Al Quran) itu bukan berarti manusia tidak diberi kebebasan hidup di dunia oleh Allah SWT. Tapi malahan dengan adanya Al Quran ini, merupakan salah satu bukti kecintaan Allah kepada manusia, agar manusia tidak terjerumus ke dalam jalan yang salah. Ibarat kita berjalan ke suatu tempat yang belum pernah kita kunjungi, pasti kita membutuhkan peta. Kalo dikaitkan dengan kehidupan manusia. Manusia yang hidup di dunia dapat dikatakan sebagai makhluk petualang. Mereka berpetualang untuk menuju tempat terakhir yang akan dia(manusia) tuju yang disebut “kampung  akhirat”. Tentunya terminal terakhir yang dituju adalah surga, not hell. Untuk itu ibarat peta maka manusia memerlukan petunjuk yang berupa Al Quran. 

Allah Maha Penyayang banyak sekali memberikan kenikmatan kepada manusia, dan salah satu kenikmatan-Nya adalah diturunkan Al Quran ke bumi untuk  manusia.  Bicara mengenai kenikmatan banyak sekali kenikmatan yang diberikan Allah kepada manusia, baik itu manusia kafir maupun manusia yang taat. Untuk itu maka kita sebagai makhluk ciptaan Allah harus senantiasa  bersyukur.

وَءَاتَٮٰكُم مِّن ڪُلِّ مَا سَأَلۡتُمُوهُ‌ۚ وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآ‌ۗ إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَظَلُومٌ۬ ڪَفَّارٌ۬

Dan Dia telah memberikan kepadamu [keperluanmu] dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung ni’mat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari [ni’mat Allah] (  QS Ibrahim ayat 34 )

Saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak sekali umat Islam yang melupakan Al Quran, kalau waktu kecil dulu setiap pagi dan petang hari biasanya kita mendengar  lantunan Qur’an dari para Qori. Tapi saat ini pada waktu pagi hari banyak sekali orang yang berlangganan Koran daripada Al Quran dan saat petang hari mereka sibuk menonton acara2 TV. Paling banter saat ini Al Quran digunakan untuk  mahar pernikahan saat prosesi Ijab Qobul. kemudian setelah itu Al Quran dibiarkan begitu saja di lemari sampai Al Quran berselimut debu.

Semoga kita tidak seperti itu dalam memperlakukan Al Quran. Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk membaca, mentadaburri, dan mengamalkan  petunjuk Allah(Al Quran) secara keseluruhan.

Posted in: Kata Sahabat